Kualitas Ruang Publik Taman Sehati Cikarang Berdasarkan Persepsi Pengguna

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Retno Fitri Astuti
Yusdianto Haryo Soeroso
Tigor David Manalu

Abstract

Ruang publik merupakan salah satu komponen penting dalam membentuk sebuah kota, keberadaan ruang publik memberikan wadah bagi masyarakat untuk bersosialisasi, beraktifitas, dan rekreasi. Kualitas sebuah ruang pubik ikut menentukan kualitas kehidupan sosial masyarakat kota. Taman Sehati merupakan ruang publik yang ada di Jababeka, Cikarang, Bekasi, yang sudah mengalami renovasi dan sudah difungsikan kembali. Kondisi Taman Sehati sesudah direnovasi dengan pengelolaan yang dijalankan  memerlukan penilaian dari masyarakat sebagai pengguna ruang untuk mengevaluasi keberhasilan sebuah desain perencanaan dan  memberikan referensi desain ruang publik ke depan, karena itulah penelitian ini dilakukan untuk menggali persepsi masyarakat Cikarang akan kualitas Taman Sehati sebagai ruang publik. Responden dari penelitian ini diambil secara acak dari masyarakat yang pernah berkunjung ke Taman Sehati Cikarang dalam kurun waktu pasca renovasi. Standar komponen penilaian berdasarkan aspek fisik dan non fisik yang ada di lokasi penelitian. Hasil dari penelitian ini berupa rekomendasi yang bisadipakai sebagai dasar pertimbangan dalam  perencanaan , perancangan dan pengelolaan sebuah ruang publik.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

How to Cite
Astuti, R., Soeroso, Y., & Manalu, T. (2023). Kualitas Ruang Publik Taman Sehati Cikarang Berdasarkan Persepsi Pengguna. CIVED, 10(1), 296-303. https://doi.org/10.24036/cived.v10i1.386112

References

[1] https://news.detik.com/berita/d-3037079/jokowi-kualitas-ruang-publik-tentukan-kualitas masyarakat-kota.

[2] Global Public Space Toolkit: From Global Principles to Local Policies and Practice Revision: February 2016, United Nations Human Settlements Programme (UN-Habitat)

[3] Prihutami, D. (2008). Ruang Publik Kota Yang Berhasil. Departemen Arsitektur FakultasTeknik Universitas Indonesia. Jakarta

[4] Urban Land Institute, Mixed-use Development Handbook (Washington D.C., 1987), hal. 173-176

[5] Rustam Hakim, Hardi Utomo, Komponen Perancangan Arsitektur Lansekap (Jakarta, 2003), hal. 50

[6] http://eprints.itenas.ac.id/1582/5/05%20Bab%202%20242016106.pdf

[7] Natalivan, Petrus. (2007). Ruang Terbuka Publik Prinsip Perancangan dan Pengendaliannya. Urban Planning and Design Research Group. ITB Bandung [8] Sugiono. 2009. Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, (R &D). Alfabeta : Bandung

[8] Sugiono. 2009. Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, R &D).Alfabeta : Bandung