Pengaruh Penambahan Nanomaterial dari Abu Tulang Ikan pada Mortar untuk Paving Block

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Nugraha Ade Kurniawan
Eka Juliafad

Abstract

Mortar adalah campuran antara pasir, air dan semen Portland dengan komposisi tertentu. Mortar harus dicampur dengan jumlah air yang sesuai agar mendapatkan kualitas yang baik untuk mempermudah pekerjaan. Saat membuat campuran mortar dan beton, terkadang diperlukan bahan tambahan untuk mempercepat pengerasan campuran atau untuk memperkuat campuran. Tujuan penggunaan bahan-bahan tersebut adalah untuk memperbaiki dan meningkatkan sifat-sifat campuran sesuai dengan yang diinginkan. Nanomaterial sekarang menjadi salah satu solusi aditif mortar yang tersedia. Bahan yang digunakan sebagai campuran diubah menjadi ukuran 1-100 nm. Bahan nano dapat membangun struktur lebih cepat dan membuatnya lebih aman karena dapat meningkatkan kekuatan mekaniknya dan mengurangi degradasi mortar akibat masuknya air. Dilakukan pengujian kuat tekan mortar dengan menambahkan nanomaterial berupa abu tulang ikan pada campuran mortar. Variasi campuran nanomaterial yang digunakan adalah 2,5% ,5%, 7,5%, 10% dan pengujian kuat tekan direncanakan pada umur 7 hari, 14 hari dan 28 hari. Berdasarkan hasil pengujian nilai kuat tekan mortar meningkat pada variasi 2,5%  dengan rata-rata kuat tekan 143,07 kgf/cm2.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

How to Cite
Kurniawan, N., & Juliafad, E. (2023). Pengaruh Penambahan Nanomaterial dari Abu Tulang Ikan pada Mortar untuk Paving Block. CIVED, 10(1), 118-129. https://doi.org/10.24036/cived.v10i1.367112