Pemanfaatan Limbah Kulit Kopi Kerinci sebagai Bahan Tambahan pada Campuran Beton

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Jilan Islami
Prima Yane Putri

Abstract

Beton adalah bahan bangunan yang mendukung upaya pembangunan dan ramah lingkungan apabila mampu memanfaatkan bahan yang merupakan limbah dari industri seperti limbah kulit kopi. Limbah kulit kopi merupakan hasil penggilingan buah kopi yang belum dimanfaatkan secara optimal. Limbah kulit kopi dapat dimanfaatkan dalam konstruksi yaitu sebagai bahan tambahan pada campuran beton yang di harapkan dapat menghasilkan beton padat dan keras dengan cara limbah kulit kopi di bakar kemudian di haluskan. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh kuat tekan, kuat tarik belah dan kuat lentur campuran kulit kopi 5%, 10% dan 15% dari berat semen pada beton umur 28 hari fc’ 20 MPa. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental dalam data kuantitatif dengan sifat data kontinum. Hasil pengujian menunjukan bahwa berat jenis beton masuk kategori beton normal dalam rentang 2200-2500 kg/m³ dan nilai slump masuk dalam rentang rencana 60-180 mm. Hasil Pengujian kuat tekan, kuat tarik belah dan kuat lentur tambahan kulit kopi tidak dapat meningkatkan kekuatan beton dan terjadi penurunan kekuatan dari beton normal. Penurunan kekuatan terjadi karena kulit kopi yang halus dan ringan tidak dapat di ikat oleh semen ketika bereaksi dengan air, sehingga tidak dapat mengisi rongga pada beton dan kekurangan daya lekatnya.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

How to Cite
Islami, J., & Putri, P. (2023). Pemanfaatan Limbah Kulit Kopi Kerinci sebagai Bahan Tambahan pada Campuran Beton. CIVED, 10(1), 89-99. https://doi.org/10.24036/cived.v10i1.366112